Bertindak dengan Berbudaya : Catatan Produksi October Meeting #2

Ditulis pada 9 Oktober 2018 di Kampus Pascasarjana ISI Yogyakarya

 

Para panitia terlihat sibuk mempersiapkan October Meeting #2 (8/10) dengan memindahkan pelbagai instrumen musik, salah satunya adalah gamelan dari Pascasarjana ISI Yogyakarta ke Pendhapa Art Space, begitu sebaliknya. Dengan kerja keras dan bergotong royong, satu persatu gamelan dipindahkan menuju mobil yang akan mengangkut.

Namun, di balik kerja keras itu, panitia harus mengetahui beberapa tata tertib yang wajib dipatuhi, seperti tidak melangkahi gamelan itu selama membawanya. Bahwasanya kata salah satu orang yang hadir, gamelan itu sering dihaturkan sesaji dan telah disucikan. “Apabila terjadi apa-apa ketika hal itu dilanggar, kami tidak akan bertanggungjawab” sebutnya.

Panitiapun dengan sigap mematuhi tata tertib tersebut, dengan tujuan menghormati kepercayaan dan kebudayaan yang sudah tertanam dari dulu. Antara percaya atau tidak, sudah seharusnya kita mengetahui situasi, kondisi, dan keadaan yang sedang kita hadapi.

Pesan yang panitia dapatkan dari hal itu adalah selain bekerja menggunakan tenaga, pikiran, dan akal yang modern, namun kita wajib memahami budaya yang mengelilingi kesenian tradisional di Yogyakarta khususnya.

Leave a comment

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close